Tips Mengembangkan Bisnis Waralaba

Tips Mengembangkan Bisnis Waralaba
10/27/2016 No Comments » Artikel editor mucho

Muchomania.com – Usaha yang dirintis dengan persiapan matang, akan mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Dalam melanggengkan bisnis agar terus bertahan pun bukan pekerjaan mudah sekali sulap. Harus main strategi agar bisnis yang dijalankan, mengalami  peningkatan. Nah salah satu cara mengembangkan bisnis, ialah dengan mewaralabakannya. Berikut tips mengembangkan bisnis waralaba.

Tip Mengembangkan Bisnis Waralaba

Tips Mengembangkan Bisnis Waralaba

Saat ini tidak hanya waralaba makanan dan minuman saja yang ramai dan gencar, melakukan promo baik via media online dan offline. Namun usaha minimarket, spa, terapi pun berlomba-lomba untuk membuka kemitraan. Hal ini lah strategi yang bisa mendongkrak omset kita agar menjadi lebih besar.

Tetapi perlu diingat, jika usaha kemitraan franchise tidak segampang membangun bisnis sendiri. Mucho akan membagikan sedikit Tips Mengembangkan Bisnis Waralaba:

Tips Mengembangkan Bisnis Waralaba

Tip Mengembangkan Bisnis Waralaba

1. Rencana bisnis yang matang

Sebagai franchisor (pemilik yang meminjamkan hak dagangnya) kepada franchisee (pihak yang membayar hak dagang), harus ada konsep yang matang agar agar calon franchisee yakin jika franchise yang anda tawarkan memiliki masa depan yang bagus.

Buatlah SOP (Standart Operational Procedure) tertulis, dari franchisor untuk franchisee agar bisnis yang dijalankannya bisa sukses. SOP ini juga berguna untuk media pemantau, untuk menghindari konflik karena sudah ada kesepakatan dibuktikan dengan adanya tanda tangan dan materai.

Rencana bisnis yang matang ini, nantinya yang akan ditawarkan kepada franchisee agar tertarik dan melakukan deal pembayaran. Maka bentuklah tim ahli untuk mempersiapkan usaha anda, agar bisa di waralabakan.

 

2. Pemilihan franchisee harus selektif

Sebenarnya untuk memilih franchisee ini,siapa pun bisa asal memiliki modal yang cukup untuk membeli sistim franchise yang kita miliki. Namun selektif juga perlu, ini agar usaha yang sudah kita bangun jatuh di tangan orang yang tepat. Memperlajari track record calon franchisee, juga perlu jika masih dalam batas kita bisa mengaksesnya. Karena jika franchisee tidak bisa dipercaya, kemungkinan ke depannya akan berimbas pada bisnis yang dikelolanya dan kita yang memberi hak sebagai franchisor.

Evaluasi perlu dilakukan jika dalam waktu 3-6 bulan kontrak, franchisee tidak melakukan repeat order. Guna menjaring franchisee yang benar-benar niat dalam berbisnis.

 

3. Berikan pelatihan dalam menjalankan bisnis franchise

Jika franchisee sudah deal menjalin kerjasama dengan bisnis anda. Pelatihan dalam menjalankan bisnis franchise, bisa kita bagikan. Soal marketingnya, managemen maupun karyawan yang akan dipekerjakan nantinya. Apabila mereka sudah memahami konsep operasional sehari-harinya, ini akan menjadi bekal suksesnya waralaba yang mereka jalankan dan anda sebagai franchisor akan merasa senang pula.

 

4. Lakukan kontrol dan evaluasi rutin

Seorang franchisor wajib menjaga kualitas produknya. Jagan sampai ada ketimpangan menyoal kualitas. Jika ada perbedaan pada franchisee satu dengan yang lain, soal kualitas, image bisnis waralaba yang kita bangun akhirnya akan berdampak menjadi buruk.

Buatlah standar baku dan pelayanan yang bagus mengenai, kualitas produk yang dijalankan dalam mengelola franchise. Karena kita akan lebih mudah dalam mengontrol dan mengevaluasi franchisee nantinya.

 

5. Wajib membuat dokumen/SOP sistim franchise anda

Dokumen atau hal-hal yang terkait dengan bisnis yang akan anda sharing dengan franchisee, harus anda buat sedini mungkin. Agar nanti hal yang kita inginkan, bisa kita sampakan kepada franchisee menganai pokok-pokok utama yang harus dipatuhi sebagai franchisee.

Karena seorang franchisor, pemilik waralaba berhak tahu dan franchisee harus menghargai. Ini bukan hanya menjual produk dan jasa saja, tetapi lebih ke sistim penjualan untuk mendapatkan kesuksesan. Siapa yang tidak ingin dibagiin kesuksesan?

 

Tags
About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.